Thursday, August 02, 2007
New Born
Senengnya...punya tambah 1 keponakan. Cowok lagi. Alya sama Ghina udah seneng aja, mereka ngajak terus ke rumah De' Abim. Ya udah akhirnya tanggal 22 Juli kemaren, pas Ayah lagi ke Ternate dan Nenek lagi ke Lembang, kita minta om Heru jemput pagi-pagi. Ibu pagi-pagi mandiin Alya dan Ghina, ngasih sarapan sereal + susu, terus nyuci baju. Udah selesai ngeringin, Ibu panasin pastel kentang dulu buat dibawa kesana sama nyiapin cake ketan hitam. Jemur baju sambil ngobrol sama para malaikat. Gak lama om Heru dateng, Ibu mandi. Selesai Ibu mandi, Ibu minta Alya dan Ghina ganti baju dan kita siap-siap ke rumah om Heru dan tante Mirna.
Sampai sana kita langsung liat ade' Abim. Lucunya...tidur terus, kita ngobrol di kamarnya, Alya Ghina pada teriak-teriak, Abim juga gak bangun hehe.. kayak siapa ya?? Gak lama Abi, Umi, Kakak Hafian dan Hana dateng. Tambah rame deh, tp tetap aja ade ganteng ini kok gak bangun-bangun ya. Ibu gendong aja terus diciumin, Ghina juga gemes banget sama Abim. Emang bener mau punya adik, Ghin? Nanti gak bisa dipanggil ade' atau ajeng lagi dong?? Hehehe...belum kebayang ya Yah??
Kita disana sampai sore, telpon ke om Dimas di KL, terus pulang. Karena Ayah hari ini dateng dari Ternate, kasihan kalo pulang ke rumah kita gak ada. Tapi..karena kita kena macet, jadi Ayah yang duluan nyampe' deh. Maaf ya Yah..jadi bikin minum sendiri deh..
Selamat ya buat Tante Mirna dan om Heru, semoga Abim jadi anak yang sholeh, berhati mulia, penyayang, dan selalu berbakti sama orang tuanya. Amin. Dan buat om Heru semoga bisa jadi papa yang baik, bijaksana dan makin sayang sama keluarga. Amin. Buat tante Mirna, semoga bisa jadi mama yang selalu siap disisi Abim saat dia membutuhkan, mama yang bijaksana dan sayang sama keluarga dan Abim tentunya. Amin.
Foto-fotonya menyusul ya..., belum sempet download dari komputer di rumah.
Monday, July 02, 2007
Om Dimas & Keluarga Pindah ke Malaysia
Wednesday, June 27, 2007
Keceriaan Masa Kecil
Raport Alya dan Ghina
Sains / IPA 9
Sosial / IPS 9
Bahasa Indonesia 9
Matematika 8,5
Agama Islam 8,5
Bahasa Inggris 7,3
Komputer 7
KTK 7
Olahraga 7.5
Tuesday, June 05, 2007
Cake Decorating with Buttercream
Kursus hari pertama
Kursus hari kedua
Jadi hari ini kita bawa dua kue dummy ke rumah. Alhamdulillah, Ibu inget untuk bawa plastik besar, jadi gak repot. Maklum naik busway dari Matraman ke Ragunan, terus sambung naik bis dan angkot. Pokoknya pernuh perjuangan deh kursus ini. Demi pintar, Ibu rela walaupun jauh.
Kursus hari ketiga
Kursus hari keempat
Thursday, May 10, 2007
Anugerah Yang Terindah
Selama ini Ibu bersyukur banget Allah telah menitipkan dua malaikat cantik ke Ibu. Meraka penuh pengertian banget. Mereka mengerti kalau Ibunya tidak bisa setiap saat ada disampingmereka saat mereka membutuhkan, saat mereka sakit, saat mereka jatuh, saat mereka sedih, saat mereka senang, dll dll. Tapi Ibu selalu bersedia menjadi tempat cerita pada saat Ibu pulang kantor, mendengar cerita mereka, mendengar celoteh manja mereka, pertengkaran kecil mereka, dan masih banyak cerita lain dari mereka. Walaupun Ibu capek banget, tapi Ibu selalu mendengar mereka. Karena itu kuncinya, mereka ingin didengar. Jadi walaupun Ibu capek, lapar, penat sepulang kantor, mereka harus tetap Ibu nomor satukan. Dan yang penting jangan lupa bilang terima kasih atas kesabaran mereka menunggu Ibu, dan pelukan hangat.
Makanya Ibu bangga sama mereka, mereka sangat mandiri, sangat bisa diandalkan, walaupun terkadang manja. Satu yang paling Ibu banggakan dari mereka berdua, nggak pernah rewel kalo disuruh belajar. Mbak Iya' terutama, kalau ada pe-er (pekerjaan rumah) dari sekolah, selalu dia kerjakan sendiri, kalo Ibu pulang akan kasih lihat dan minta periksa. Always like that. Dan itu jadi ritual khusus buat kami kalau Ayah dan Ibu pulang kantor. Ghina juga, walaupun kadang suka malas kalo buat pe-er, tapi dia juga benar-benar mandiri untuk anak seusianya. I'm proud of you my little angels...
Dan Ibu pun nggak lepas dari rasa bersalah dong pastinya...tapi mau gimana? Ibu sendiri pun punya tanggung jawab yang nggak kecil kan, walaupun tetap selalu berusaha jadi Ibu terbaik buat Alya dan Ghina. Ibu pun harus bisa membagi waktu Ibu, antara karir, keluarga dan hobby. Hobby..??? Pasti banyak yang bertanya, kenapa harus membagi antara karir dan keluarga dengan hobby?
Ya, Ibu harus bisa mengatur waktu antara karir, keluarga dan hobby Ibu. Karir Ibu yang sudah 10 tahun lebih di Ciputra Group, dengan posisi yang nyaman. Ibu di kantor dituntut juga untuk bisa menyelesaikan report-report yang terkadang diantaranya ada deadline khusus, dan juga harus mengajari atau mereview kerjaan asisten di kantor. Makanya selama dikantor semua harus diselesaikan, gak pernah bawa kerjaan ke rumah. Keluarga, ini yang paling penting. Ibu berusaha menjadi Ibu dan istri yang baik, selalu berusaha. Dan hobby, Ibu punya hobby buat kue-kue yang terkadang pun harus dijual ke teman-teman yang pesan. Jadi kapan waktu Ibu buat kue? Ya malam dong, pada saat anak-anak udah tidur, baru deh Ibu nguplek sendirian di dapur. Kadang sampai jam 1-2 malam baru selesai. Tidur sebentar, pagi jam 4.30-4.45 udah harus bangun dan siap-siap ke kantor lagi. Capek?? Capek banget pasti!! Tapi kan itu udah pilihan Ibu. Hidup itu kan pilihan, seperti apa kita mau ngejalanin semua hidup ini? Ya tentu dengan memilih diantara ratusan pilihan.
Kadang teman Ibu di kantor aja suka tanya, "kapan elu sempet buat kue-kue ini?" "Siapa yang bantuin?" "Pulang kantor kalo gue sih, main sama anak sebentar, terus tidur. Males banget ya buat kue lagi. Elu kok rajin banget sih?? Tidur cuma berapa jam?" Dan masih banyak lagi pertanyaan serupa tentang hobby Ibu yang satu ini. Jawabannya hanya satu, niat! Semua kalo diniatin, Insya Allah akan berjalan baik. Yang penting keluarga tetap nomor satu kan? Karir juga harus balance dong sama semuanya. Kan sebagai Accountant, Ibu dituntut untuk buat report yang kompeten, jadi dalam hidup Ibu dan keluarga juga harus dibuat laporan yang kompeten juga. Karena pertanggung jawabannya lebih berat. Laporan kehidupan Ibu harus Ibu pertanggung jawabkan kepada Allah SWT, jadi kalo salah melangkah nanti berat tanggung jawabnya. Semoga Ibu bisa membuat semua berjalan dengan seimbang. Amin.
Dan yang utama lagi, Ibu merasa Alya dan Ghina adalah anugerah paling terindah, nikmat terindah yang Allah berikan kepada Ibu. Terima kasih Allah atas anugerah yang telah engkau berikan kepadaku, terima kasih anak-anakku sayang, karena telah menerima Ibu kalian apa adanya. Ibu akan terus dan terus belajar membagi waktu, membagi perhatian untuk kalian para Malaikat Kecil Ibu tercinta. Sekarang Ibu cuma bisa jadi part-time mother buat kalian, Insya Allah suatu saat nanti Ibu bisa jadi full-time mother impian kalian. Doakan ya Nak...