Tuesday, February 20, 2007

Selamat Ulang Tahun Alya

Hari ini Alya ulang tahun yang ke 7, selamat ulang tahun ya Nak, semoga jadi anak yang sholehah, anak yang pintar, jadi kebanggaan keluarga dan diri sendiri. Nggak terasa usiamu sudah 7 tahun, cantik, semoga makin mandiri dan dewasa dalam tingkah laku, kurangi marah-marahnya.
Nama Alya Zahra itu sebetulnya sudah Ibu siapkan sebelum Alya lahir. Ibu senang sekali dengan nama Alya, yang berarti langit, tinggi atau cita-cita. Dan Zahra sendiri karena Ibu kagum dengan anak Rasulullah, Fatimah Az-zahra, seorang wanita yang kuat imannya, baik hati, sholehah, dan perjuangannya dalam Islam tidak diragukan lagi. Selain itu bisa juga berarti cemerlang. Jadi nama Alya Zahra itu karena Ayah dan Ibu ingin mbak Iya jadi anak yang sholehah, kuat dalam iman, teguh dalam pendirian, hati yang penuh kebaikan dan punya cita-cita yang tinggi setinggi bintang di langit cemerlang. Amin. Banyak doa yang Ayah Ibu sisipkan dalam namamu, Nak. Semoga kamu bisa jadi kebanggaan Ayah dan Ibu. Amin ya robbal alamin.


Selamat ulang tahun, Sayang
Semoga mulai dihari ini
Semua mimpi indahmu bisa terwujud, Cantik..


Alya sayang...
Dalam tatap mata polosmu
Ibu lihat kau simpan banyak
Kebahagiaan, impian dan duka
masa kecilmu..

Anakku sayang...
Dalam setiap butir airmata amarahmu
Ibu lihat kau simpan banyak
Kesedihan, harapan dan khayal
Akan semua keindahan hidup

Tapi cantik...
Bukan hanya dirimu
Yang banyak menyimpan kesedihan,
Asa, harapan, doa dan impian

Tapi Nak,
Dalam setiap tarikan nafas Ibu
Dalam setiap amarah Ibu padamu
Dalam setiap tetes darah Ibu
Dan dalam setiap butir airmata
yang Ibu teteskan disetiap doa Ibu

Ada banyak harapan dan asa
Ada banyak impian dan khayal
Bahwa suatu saat nanti kau akan
jadi panutan, jadi teladan, Nak...

Dalam namamu
Ibu sisipkan doa indah bagimu
Ada kebanggaan yang Ibu titipkan
Ada impian yang Ibu selipkan disana

Dalam setiap tidur malammu
Tak lupa Ibu bisikkan doa untukmu
Agar selalu menjadi perempuan sholehah,
Perempuan kuat yang bisa menjaga amanah Allah
Menjadi perempuan kebanggaan Ibu, Nak
Menjadi malaikat Ibu....


*Semoga Allah selalu menjagamu, Nak
Maafkan Ibu yang belum sepenuhnya bisa membahagiakanmu, Sayang.

Tuesday, February 13, 2007

Tentang Banjir

Hari Jumat lalu, 2 Februari 2007, hujan turun terus dari tengah malam, Ibu tidak bisa tidur nyenyak karena kebetulan kamar depan bocor kena air hujan, rembes dari pinggir tembok tapi lumayan deras. Kamis malam, Ibu dan Ayah pulang malam karena ada kerjaan kantor yang harus diselesaikan, kehujanan juga malam itu... Tiap dua jam, Ibu pel lantai kamar, karena airnya lumayan banyak, dan bocornya itu pas dekat tempat Ghina tidur, jadi sambil tidur Ibu lihatin malaikat kecil Ibu dan air yang rembes dari tembok. Gimana dengan yang kena banjir juga ya...??

Tepat setelah adzan Shubuh, dari hp Ibu terdengar lagu Ruang Rindu-nya Letto (ini gara-gara Alya dan Ghina nge-fans lagu sinetron Intan). Ibu ambil dan ternyata dari Ummi. Cerita rumahnya kemasukan air semata kaki, di luar rumah sudah selulut. Mana Abi lagi di Makasar. Masya Allah... kasihan sekali. Tapi untungnya kakak Hafiyan dan Hanna masih tidur jadi nggak terlalu panik. Duhh.. maaf ya mbak, aku nggak bisa bantu, seandainya dekat aku pasti kesana. Habis itu, Ibu langsung bangunin Ayah, terus sholat Shubuh. Ibu pel lagi lantai kamar, mandi dan siap-siap ke kantor.

Walaupun hujan masih deras, tapi kerjaan kantor kan nggak bisa nunggu hujan reda. Ibu dan Ayah pakai jas hujan, siap berangkat. Mbak Iya' juga udah siap sekolah. Hujan tambah deras, di UT kalinya udah mulai naik, sepanjang jalan Cirendeu juga sudah banjir dikit, padahal biasanya nggak pernah banjir. Begitu Ayah dan Ibu sampai kali di daerah PDK, lihat kalinya sudah hampir rata dengan jalan, itu berarti Jakarta pasti sudah banjir. Langsung Ibu bilang sama Ayah, kita nggak bisa nerusin nih. Bisa-bisa nanti malam kita nggak bisa pulang. Dan Ayah langsung muterin motor, kita pulang. Nggak lama dapat SMS dari teman-teman di Bekasi dan Cileduk mereka kebanjiran, malah ada yang seatap. Ashtaghfirullah. Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun. Mereka sudah pasrah. Mudah-mudahan bisa tabah dan bersabar ya...? Allah nggak mungkin memberi cobaan yang melebihi kemampuan kita kan?

Begitu Ayah Ibu sampai rumah, kamar tidur udah pada bocor, nggak lama lampu turun terus. Ayah takut kalau korslet jadi listrik kita matiin terus Ayah naik ke plafon, betulin dulu. Begitu listrik dinyalain lagi masih mati juga. Ayah buka tutup tempat jetpump. Ashtaghfirullah.., jetpump keremdam. Dan berpuluh-puluh kecoa keluar dari sana dan balik lemari. Ibu sama nenek sibuk menghalau kecoa-kecoa itu supaya nggak masuk kedalam rumah. Kita sibuk nyemprot sama nyiram pakai karbol. Menjijikkan..

Terus Alya Ghina kemana ya?? Hahaha.. mereka sibuk main hujan dan banjir di depan rumah. Walaupun hanya diatas semata kaki dikit, tapi bagi mereka itu sudah banyak. Mereka senang sekali bisa main air hujan, ya Ibu biarin aja sepuasnya. Habis itu Ibu mandiin pakai air hangat dan nggak lupa keramas.

Friday, January 19, 2007

Masuk Sekolah Lagi

Alya dari tanggal 15 Januari 2007 sudah mulai masuk sekolah lagi. Dia seperti gembira mau sekolah, jelas Ibu senang dong, berarti dia menikmati. Juga nggak lupa dengan janji ke Ayah dan Ibu bahwa mbak Iya' akan punya nilai 9 (sembilan) semua di raport. Amin. Mudah-mudahan tercapai ya Nak. Dengan nilai sekarang aja Ibu sudah senang, melebihi harapan Ibu. Semoga selalu bagus nilai kamu ya, Sayang. Amin.

Ghina masuk tanggal 16 Januari 2007, tanggung amat ya? Dia juga keliatan senang aja tuh. Tapi kata Nenek, hari pertama kan duduknya diubah, Ghina nangis. Hehe... gimana anak Ibu yang satu ini, kok dikit-dikit nangis ya...?? Kata gurunya, dipindah karena Ghina udah bisa, jadi yang duduk di depan yang belum bisa. Untuk seumuran Ghina yang baru 4 tahun, kata gurunya sudah termasuk lumayan, karena sudah bisa mengeja dan hafal huruf-huruf. Misal b-a itu ba, j-u itu ju, dia sudah tau kalau bacanya baju.

Alhamdulillah, terima kasih Allah, Ibu sudah dititipkan dua malaikat kecil yang cantik dan pintar. Semoga Ibu bisa menjaga titipan yang Allah percayakan kepada Ibu. Karena kalian berdua adalah adalah harta Ibu yang paling berharga. Harta dunia dan akhirat Ibu, semoga Ibu bisa menjadikan kalian putri-putri yang sholehah, selalu bertakwa pada Allah, berbakti pada Ayah dan Ibu, baik hati, berhati mulia, jadi orang yang berguna kelak untuk diri sendiri, keluarga, agama dan dunia. Amin. Insya Allah ya, Nak. Ibu mencintai kalian melebihi apapun di dunia ini, tapi belum melebihi cinta Ibu kepada Allah ya Nak. Dengan adanya kalian hidup Ibu lebih bermakna. Kalian mengajarkan banyak hal sama Ibu, kesabaran terutama.

Semoga suatu saat kalau kalian sudah SD semua, Ibu bisa selalu menemani kalian. Bisa menunggu kalian dari berangkat sekolah sampai pulang lagi ke rumah. Selalu doakan Ibu ya Nak. Terima kasih Allah.

Thursday, January 11, 2007

Pesanan Black Forest & Chesse Cake

Tanggal 30 Desember 2006, Ibu dapet pesanan dari Tante Sandra Black Forest sama Blueberry Cheese Cake. Berhubung hari Jumatnya nggak masuk karena ambil raport Alya Ghina, terus hujan terus dari pagi, jadi Ibu nggak masuk kantor. Cuti sekalian. Terus ngurusin Alya Ghina, beres-beres rumah, main sama mereka, masak buat Sop Kambing buat Ayah. Ibu baru buat kuenya pas udah agak malem.

Tapi ada yang lucu dari Alya. Sambil Ibu buat Sop Kambing, untuk mereka Ibu buatin Kacang Hijau. Tadinya mereka mau jajan, sore habis mandi. Tapi Ibu bilang, makan kacang hijau aja, udah Ibu buatin nih. Langsung Alya dan Ghina teriak, mau, mau dong. Terus kata Alya, "Bu, aku mau, masakan Ibu pasti paling enak sedunia". Aduh, Nak, Ibu jadi terharu deh. Ibu langsung ambilin untuk mereka berdua, sambil pesan kalau masih panas. Ibu balik lagi masak di dapur, nggak lama mbak Iya' teriak, "hmm sedap, enak sekali masakan Ibu. Nanti aku mau tambah lagi ya, Bu" Aduh, sayangku, terima kasih ya sudah memuji masakan Ibu. Sebetulnya biasa saja, tapi semua masakan yang Ibu buat untuk kalian selalu Ibu tambahkan bumbu Cinta. I love you my little angels.

Buat Cheese Cake (resepnya bisa lihat disini, dipanggang, terus Ibu ngehias Black Forest. Ya hiasan klasik lah. Abis belum punya ide soal hiasan Black Forest sih. Baru selesai jam 2 pagi, beres-beres, jam 2.30-an tidur. Pagi-pagi masih dengan ngantuk berat, jam 5-an mbak Iya' udah ketok pintu untuk bangunin Ibu. Makasih ya sayang, kalo nggak dibangunin bisa kelewat sholat Subuh deh.

Tante Sandra ambil kuenya jam 9.30an pagi, pas hujan udah reda. Terima kasih ya Tante Sandra, moga nggak kapok dengan kuenya. Dari pagi juga hujan gerimis terus, nggak berhenti. Udah itu Ibu main sama Alya Ghina. Rumah sampai berantakan karena mereka keluarin semua buku-bukunya.

Tanggal 31 Desember 2007, Lebaran Idul Adha, kita ngumpul di rumah Ibu, di Cirendeu. Ya cuma ngumpul-ngumpul, ngobrol, makan, dll. Udah itu kita pulang, dianter Om Heru sama Tante Mirna.

Malam Tahun Baru juga nggak terlalu berkesan, Alya Ghina udah tidur dari jam 7 malem. Ayah pergi keluar, ada acara bapak-bapak kompleks. Nenek nginep dirumah kakaknya. Udah itu Ghina minta tidur sama mbak Iya', ya jadi semaleman Ibu sambil nonton tv tidur di luar, takut Ghina teriak nanti Ibu nggak denger lagi.

Raport Alya dan Ghina

Tanggal 29 Desember 2006 kemaren, Alya dan Ghina bagi raport. Alhamdulillah raport Alya lumayan bagus, walaupun nggak dapet ranking 10 besar. Nilainya :


Agama 8
Bahasa Indonesia 8,5
Bahasa Inggris 8
Pengetahuan Alam 9
Pengetahuan Sosial 9
Matematika 7,5 (ini yang agak jelek, dibawah rata-rata kelas)
Komputer 7,5
Olah Raga 7 (ini jelek, rata-rata kelas 7,2)
KTK 8,5
Ekskul Melukis B+



Nilainya lumayan kan. Alhamdulillah, semoga makin pintar ya Nak. Harus belajar yang rajin, supaya tambah pintar dan naik kelas ya, Sayang.
Untuk Ghina, nilai raportnya kan belum pakai nilai, sejauh ini semua baik. Menulis sudah pintar, mulai bisa membaca dan berhitung. Cuma sosialisasi yang masih kurang, kalau disuruh nyanyi atau nari masih suka nangis. Hehehe.... seperti siapa ya??
Tapi Ibu bersyukur para malaikat kecil Ibu pada pintar-pintar. Alhamdulillah banget, Ibu bersyukur sekali sama Allah, padahal Ibu nggak pernah bisa temanin kalian belajar dan bikin PR setiap hari, tapi kalian dapat nilai bagus. Semoga bisa kalian pertahankan dan nantinya kepintaran kalian bertambah ya Nak. Terima kasih malaikat kecil Ibu, I love you all much.

Wednesday, January 10, 2007

Alya & Ghina Liburan Sekolah

Udah lama pengen banget nulis, tapi lagi ketimbun kerjaan kantor nih. Janji bikin kue untuk anak-anak aja belum terlaksana. Maafin Ibu ya nak... Load kerjaan kantor lagi banyak, apalagi menjelang bulan Maret, wuahh...jangan ditanya deh. Makanya kasihan Alya Ghina, liburan mereka nggak kemana-mana, dirumah aja main sama teman-teman kecilnya.

Alya hampir tiap hari main sepeda, sampai hitam mukanya. Soalnya kan seminggu kemaren nggak hujan di Pondok Cabe, puanass banget malah. Jadi main sepeda siang-siang, langsung gosong tuh mukanya. Kalo Ghina, tetap di rumah, main ulek-ulekan. Ibu pernah beliin mereka ulekan sambel yang kecil dari kayu, dan itu sama Alya Ghina dan teman-temannya dibuat ngulek segala macem. Bunga, daun, buah yang mereka temuin di rumah dan rumah tetangga, pasti jadi bahan untuk mereka ulek.

Pernah ada kejadian lucu. Alya sama teman-temannya lagi cari bunga dan buah untuk diulek, pulangnya dia langsung bilang sama Nenek, badan Mbak gatel nih. Sama Nenek dikasih minyak kayu putih, terus Nenek sholat. Selesai sholat, Mbak iya udah buka baju dan udah bengkak badannya. Semua muka, mata, bibir, telingga, tangan, dadanya pada bengkak. Nenek kaget langsung bilang Ayah, dan mbak Iya' dimandiin, kasih minyak butbut. Ibu kan lagi pergi, ayah langsung telpon Ibu bilang mbak Iya' bengkak badannya, langsung Ibu pulang. Begitu lihat mukanya, ya Allah... bengkak banget, matanya, telingganya. Kasihan anak Ibu... Besok-besok kalau ambil buah atau bunga lihat-lihat ya Nak, takut ada ulat bulunya atau emang tanaman itu menyebabkan gatal.



Jadi liburan mereka kurang berkesan ya? Kasihan anak-anak cantik Ibu. Cuma waktu itu aja, pas tanggal 24 Desember 2006, kita ke Pondok Indah Mal. Kebetulan disana lagi ada Sponge Bob dkk, kita pergi pagi jam 10.00 WIB, macet. Sampai sana ada Sponge Bob dan Patrick, bisa foto bareng mereka, tapi Alya dan Ghina nggak mau, takut katanya. Hehe... mereka kan cuma pakai baju Sponge Bob dan Patrick, masa' takut... Ya sudah kita cuma liat2 aja dari atas. Dan fotonya orang lain yang lagi bergaya sama Spongebob, Patrick dan




Alya sama Ghina sempat main carousel dan train juga di lantai 2. Terus kita makan di Kafe Betawi, sebelahnya Platinum. Pengennya ke Platinum tapi penuh banget. Lihat aja gaya mereka saat makan, yang satu sibuk makan dan yang satu minum terus... sambil ngaca pula. Jadi Ibu foto diem-diem waktu Ghina minum sambil ngaca hehe...



Terus kita ke Gramedia, mereka beli buku banyak sama cat air. Padahal mereka belum tau gimana pakainya, ya udah biarin deh asal liburan mereka senang. Habis itu kita masih liat-liat Spongebob dkk lagi sampai lama, Ghina nggak mau pulang, padahal Alya udah capek katanya. Minta es krim, ya udah Ibu ngantri di Hero untuk beli es krim mereka. Udah itu kita pulang deh, sekitar jam 5-an sore deh. Dan ternyata macet banget di Cirendeu, jadi kita sampai rumah pas Maghrib. Pada mandi, makan dan mulai sibuk dengan buku dan cat air mereka. Happy holidays my little angels...